Sabtu, 01 November 2014

Bolehkah Kenduri Potong Rambut ?

Islam merupakan agama yang didalamnya juga terdapat syiar-syiar yang diperuntuk bagi seluruh manusia umumnya dan bagi umat Islam khususnya. Mengadakan kenduri potong rambut dihari ke tujuh dan Layanan Aqiqah merupakan sebuah syair yang mulia di Islam. Walaupun hal ini menjadi perdebatan ditengah umat Islam hal ini merupakan khilafiyah yang harus dipahami bersama.


Pada umumnya orang yang melakukan hal diatas mengundang para tetanga dan kerabat dalam rangka mengungkapkan rasa syukur dan memohon doa dari tetangga dan kerabat mereka, Terlebih lagi terkadang acara semacam ini sering mengundang alim ulama untuk memberikan doa kepada sang bayi dan mendokan keluarga sang bayi serta para tamu undangan. Kadang juga disisipkan dengan taushiyah yang menggugah jiwa perihal Jasa Aqiqah Tangerang. Jadi kenduri potong rambut selama hal itu tidak ada unsur syirik maka diperbolehkasa Jasa Aqiqahdi Tangerang.

Harus Menyembelih Hewan Aqiqah dengan Tangan Sendiri ?

Ajaran aqiqah adalah ajaran mulia yang diwarikan oleh Rasulullah saw. Bagi yang melaksanakannya mendapakan pahala yang berlimpah karena mengikuti sunnah dan contoh dari Rasul saw. Ketika seseorang hendak ber Layanan Aqiqah ada yang merasa bahwa yang dilakukannya kurang sempruna bila tak disembelih oleh tangannya sendiri. Ini merujuk pada dalil sunnah menyembelih hewan qurban dengan tangannya sendiri.


Mengenai masalah di atas para ulama menyepakati bahwa menyembelih qurban atau hewa Jasa Aqiqah Tangerang dengan tangan sendiri memang merupakan sunnah. Namun demikian dihadits yang lain dikatakan juga dikatakan bahwa Rasul saw pernah meminta Ali Bin Abi Thalib untuk menangai (menyembelih) untu-unta qurban dari beliau saw. Bahkan dipendapat dan diriwayat yang lain, bila seseorang tak mampu melakukan penyembelihan sendiri, maka diusahakan ia hadir untuk melihat Jasa Aqiqah di Tangerang.

Memakan Daging Aqiqah dari Daging Aqiqah Anak Sendiri ?

Adat kadang menjadi acuan yang lebih tinggi adari acuan agama. Selain itu kadang melogikan sesuatu dengan akal sendiri bisa mengalahakan dalil dari Al Quran ataupun Hadits. Contohnya pada perkara bahwa seseorang yang melakukan Layanan Aqiqah untuk anaknya maka tak boleh memakan dagingnya karena sama saja dengan memakan anak sendiri. Ini adalah logika yang keliru, bila kita balik logikannya, maka anak kita adalah kambing dan serupa dengan kambing Jasa Aqiqah Tangerang.


Masalah memakan daging aqiqah dari anak sendiri pada acara Jasa Aqiqah di Tangerang diperbolehkan. Daging aqiqah serupa dengan daging qurban, keduannya boleh dimakan oleh orang yang berniat atas ibadah tersebut. Para ulama mengatakan bahwa daging itu di potong (daging dan tulangnya), dimakan dan diberikan (kepada yag berhak). 

Mana lebih dahulu Qurban atau Aqiqah ?

Pertanyaan ini sering dilontarkan menjelang hari raya Qurban tiba. Yang harus dipahami adalah bahwa kedua ibadah ini disepakati oleh Jumhur Ulama sebagai Sunnah Muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sedangkan mana yang lebih didahulukan, apakah Layanan Aqiqah atau qurban ? Maka sebagian ulama berselisih disana. Tapi lebih banyak mereka dari mereka yang pada akhirnya mengatakan bahwa qurban lebih utama dari melakukan layanan Jasa AqiqahTangerang.


Hal ini dikarenakan qurban terbatas oleh waktu, sedangkan aqiqah pada Jasa Aqiqah di Tangerang boleh dilaksanakan kapan saja walaupun lebih afdhol bila dilaksakan pada hari ke tujuh setelah kelahiran sang bayi. Selain batasan waktu, hujjah yang lain adalah dikarenakan qurban dilaksanakan pada saat hari raya. 

Jumat, 31 Oktober 2014

Layanan Aqiqah di Usia Tua

Banyak yang bertanya perihal hukum mengadakan aqiqah di usia tua. Jawaban yang paling mudah diterima adalah bahwa Layanan Aqiqah adalah sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Walaupun Rasulullah saw memerintahkan dan memberikan contoh agar hal tersebuh itu dilaksanakan hari ke tujuh bersamaan dengan mencukur rambut dan meberikan nama, namun sebagian ulama membolehkan perkara tersebut.


Yang menjadi batasannya adalah merealisasikan Jasa AqiqahTangerang  tidak boleh dilakukan setelah orang yang akan diaqiqahi meninggal dunia. Bagi yang telah wafat yang menjadi harapannya adalah amal jariah, doa anak yang sholeh dan ilmu yang bermanfaat. Sedangakan Jasa Aqiqah di Tangerang yang disalurkan saat masih hidup akan menjadi amal.

Menyalurkan Aqiqah ke Panti Asuhan ?

Rasulullah saw amat mencintai anak yatim. Pernah beliau berkata, “Aku dan para penanggung anak yatim seperti ini di syurga nanti. Sambil menunjukan jari telunjuk dan jari tengahnya (dekat dan rapat)”. Demikian Nabi saw memberikan perumpamaan bagi para pencinta anak-anak yatim. Sungguh besar sekali ganjarannya.

Menyalurkan aqiqah untuk para yatim mendapatkan pahala yang berlimpah. Mulai dari pahala melaksanakan Layanan Aqiqah dan ganjaran memberikan Paket Aqiqah Tangerang kepada anak-anak yatim. Maka marilah bersemangat melaksanakan kedua hal tersebut dengan landasan ikhlas dan berittiba kepada Rasulullah saw.


Bagi umat Islam yang ingin beraqiqah dan menyalurkannnya ke panti asuhan yatim dan dhuafa, Jasa Aqiqah di Tangerang dapat menjadi solusi bagi anda.  

Aqiqah dengan Berhutang ?

Dakwah Islam mulai menyebar di tengah masyarakat. Kini umat Islam berusaha sedikit demi sedikit mengamalkan sunnah-sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Salah satu contohnya adalah semangat dalam beraqiqah. Namun apa lacur, semangat mereka untuk menunaikan aqiqah terkadang terhalang oleh masalah fulus. Hingga pada akhirnya timbul pertanyaan, “Apakah dipebolehkan melakukan Layanan Aqiqah dengan uang hasil berhutang ?”.


Melaksanakan sunnah merupakan sebuah kemuliaan karena dalam sunnah terdapat kejayaan untuk umat. Melaksanakan aqiqah dengan berhutang bukanlah sebuah hal memaksakan diri, selama yang berhutang yakin dan menjamin dapat membayar hutangnya. Bila tidak yakin dapat membayar hutangnya maka hal ini dapat dikategorikan memaksakan diri, untuk itu solusinya adalah menunda pelaksanaan aqiqah sampai mempunyai uang yang cukup dan Jasa Aqiqah Tangerang dengan beragam Jasa Aqiqah di Tangerang menawarkan aqiqah yang terjangkau bagi masyarakat. 

Sapi dijadikan hewan aqiqah ?

Di tengah masyarakat kita kini semangat untuk melakukan Layanan Aqiqah sangat tinggi. Permintaan untuk Jasa Aqiqah Tangerang pun terlihat melonjak. Ini menandakan umat Islam mulai sadar unduk mengadakan Jasa Aqiqah di Tangerang.


Akan tetapi ada sebagian bertanya, saya ingin beraqiqah untuk anak laki saya dengan satu kambing, karena dana untuk membeli dua kambing belum ada. Hal ini menurut syara tidak bermasalah. Selama memang dananya tiada atau hanya cukup untuk membeli satu kambing. Dan juga selama ada niatan untuk melengkapi dikemudian hari saat sudah memiliki dana.  Sungguh aturan Islam sangat memudahkan pemeluknya untuk melakukan Layanan Aqiqah.

Sapi dijadikan hewan aqiqah ?

Seorang yang memiliki kelebihan harta memilih untuk beraqiqah dengan sapi bagaimanakah hukumnya ?. Dalam tuntunan yang dicontohkan oleh Rasulullah saw dalam melakukan Layanan Aqiqah menggunakan kambing, domba atau sejenisnya. Bagi anak laki maka jumlahnya dua kambing. Untuk anak perempuan maka cukup satu kambing.


Alangkah baiknya bila seorang kaya ingin beraqiqah gunakan saja kambing yang ukuran super dan Jasa Aqiqah Tangerang menyedikan kambing aqiqah super dari harga 1,5 juta sampai 2,5 juta. Jadi subtitusi saja dana untuk sapi menjadi kambing dengan size super ini terdapat di Jasa Aqiqah di Tangerang.

Beraqiqah dengan kambing kacang, boleh ?

Beraqiqah sesuai dengan syara layaknya menggunakan kambing, domba dan sejenisnya. Di masyarakat kita terdapah satu jenis kambing yang dinamakan kambing kacang. Kambing jenis ini ukuran kecil walaupun usianya sudah dewasa.


Sebagian alim ulama mengatakan bahwa batas usia kambing yang akan di jadikan Layanan Aqiqah harus berusia 1 tahun atau 8 bulan paling kecil. Ukuran ini umur juga menjadi acuan bagi penyedia Jasa Aqiqah Tangerang. Banyak Jasa Aqiqah di Tangerang yang disediakan dijuga dan bisa menjadi acuan dalam memilih.

Hukum Beraqiqah dibarengi dengan Qurban ?

Saat Iedul Adha sebagian umat Islam ada yang berqurban disertai juga dengan niat beraqiqah. Hal ini menjadi rancu adanya di dalam hukum Islam. Bayangkan bila kita melaksanakan sholat fardhu dengan bersama dengan niat sholat sunnah. Tentu yang demikian tidak sah. Prinsipnya adalah setiap amal beriringan dengan satu niat dan satu niat untuk melakukan satu amalan.


Dari penjelasan diatas niat qurban harus dipisahkan dengan Layanan Aqiqah. Adapun menggunakan lembaga yang menyediakan Jasa Aqiqah Tangerang ini diperbolehkan dalam syara karena prinsipnya adalah ta’awun. Jasa Aqiqah di Tangerang menyediakan berbagai macam paket yang bisa menjadi pilihan.